MEHNDI

Bandung – Kenalkah dengan tato mehndi? Sebuah tradisi melukis tangan dan kaki yang dilakukan bangsa Timur Tengah. Mungkin tradisi ini pernah anda lihat dalam satu tontonan film India yang sempat membuat masyarakat Indonesia tergila-gila. Atau yang terbaru tatto mehndi digunakan tokoh Aisyah dalam film Ayat-ayat Cinta yang fenomenal.

Seperti halnya budaya India lainnya yang juga menarik hati, keindahan yang dihasilkan tato mehndi membuat tradisi ini beranjak menjadi tren. Begitu pun Indonesia termasuk Bandung yang tak pernah absen dengan ragam budaya populer dunia.

Tak sedikit tempat yang menjual jasa tatto cantik ini. Seperti di Ruang Cantik Aisyah, Jalan Kebon Sirih No 32. Di salon sederhana ini anda dapat mempercantik tangan anda dengan ragam aneka lukisan mehndi. Entah itu di tangan, kaki, bagian tubuh lainnya bahkan seluruh tubuh yang dikenal dengan istilah body painting.

Menurut pelukis mehndi sekaligus pemilik Ruang Cantik Aisyah N Srinuwartini di masyarakat Timur Tengah mehndi biasanya dikenakan oleh calon pengantin perempuan. Mehndi, menggunakan bahan pewarna dari tumbuhan yang disebut hena.

“Masyarakat kita biasanya menyebut hena dengan pacar kuku,” tutur Sri yang sudah menekuni tato menhdi selama 4 tahun.

Hena terdiri dari beragam warna, merah, hitam, biru, gold, pink dan lain-lain. Untuk lebih glamour bisa juga ditambahkan glitter. Untuk hena warna merah terdapat campuran buah jambe. Sedangkan warna hitam mengandung sedikit campuran bahan kimia.

“Ada dua jenis hena, India dan Arab. Hena dari Arab lebih cepat luntur dalam 2-3 hari sedangkan hena India bertahan lebih lama sampai 3 minggu,” ujar Sri yang bersuamikan laki-laki keturunan Pakistan ini.

Sri sendiri mengambil hena langsung dari India. Motif-motif tato yang dipakainya kebanyakan berasal dari motif India. Menurut Sri, dari segi artistik motif India lebih unggul. Desainnya lebih variatif dan memiliki tingkatan seni yang lebih tinggi dibandingkan motif Arab yang lebih kaku.

“Lekuk-lekuk motif India lebih terlihat. Misalnya dengan lekuk burung-burungan,” sambung Sri. Menjadi pelukis mehndi harus memeiliki sense of art sehingga akan cekatan ketika menggoreskan hena.

Dalam tradisi pernikahan India, menurut Sri, biasanya calon pengantin perempuan di berikan menhdi dari bagian tangan hingga sikut dan bagian kaki hingga lutut.

Tak sedikit wanita Bandung yang ingin tangannya di lukis mehndi menjelang pernikahan. Antusiasme masyarakat Bandung pun terhadap tren tatto mehndi ini bisa dibilang lumayan tinggi karena pengunjung yang datang untuk di tatto selalu ada setiap hari.

“Tak hanya di tangan dan kaki, body painting pun pernah ada,” ujarnya.

Di Aisyah, harga tatto mehndi yang sederhana terbilang murah mulai dari Rp 40 ribu sampai yang terumit Rp 1,5 juta. Lama waktu melukis tergantung dari desain yang dipilih rata-rata untuk desain yang sederhana hanya memakan waktu 10-15 menit. Sedangkan untuk yang lebih kompleks memakan waktu 2-4 jam.

Sebelum dilukis, tangan dioleskan minyak kayu putih terlebih dahulu untuk membuka pori-pori kulit agar hena cepat meresap. Setelah dilukis, dioleskan air gula dan jeruk nipis. Air gula berfungsi untuk mempercepat penyerapan hena sedangkan jeruk nipis untuk menjaga warna agar tetap segar.

Biarkan beberapa jam. Lalu basuh hena dengan air. Semburat warnanya akan terlihat begitu indah menghiasi tangan. Bahkan mata pun bisa terus memandangi tangan sendiri yang tampak lebih cantik berhiaskan mehndi.

https://i1.wp.com/www.cynical-c.com/archives/bloggraphics/mehndi.jpg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: